Dalam fisika kuantum, energi tidak memiliki bentuk dan kekuatan pikiran manusia membentuknya ketika mengamati objek. Jika Anda dapat melihatnya dalam pikiran maka Anda dapat merasakannya.
Pada abad ke-18 dan 19, ilmu fisika berkembang dan menjadi populer
dengan model mekanistik dan deterministik tentang alam semesta, di mana
alam semesta dan isinya dikendalikan kekuatan interaktif yang kaku dan
terukur. Fenomena yang dapat diprediksi dengan menggunakan alat-alat
matematika, dan alam semesta atau sistem di dalamnya terbuat dari
beberapa bagian.
Dan bagi saya sangat membingungkan, ketika harus menerima kenyataan
bahwa sumber yang saya baca menyatakan bahwa pengetahuan sangat erat
dengan kesadaran dan pikiran manusia itu sendiri. Penulis Bruce Rosenblum dan Fred Kuttner dalam bukunya ‘Quantum Enigma: Physics Encounters Consciousness‘
menjelaskan semua ini dalam istilah non-teknis dengan bantuan dari
beberapa cerita aneh tentang pengembang teori ini. Mereka menyajikan
misteri kuantum, menekankan apa yang bukan spekulasi, mendeskripsi
fakta-fakta kuantum eksperimental, dan menjelaskan teori fisika kuantum
yang kontroversial. Setiap interpretasi fisika kuantum melibatkan
kesadaran, sehingga Rosenblum dan Kuttner beralih menjelajahi kesadaran
itu sendiri dan menemukan mekanika kuantum.
Showing posts with label Fisika n Teknologi. Show all posts
Showing posts with label Fisika n Teknologi. Show all posts
Saturday, 16 January 2016
Thursday, 14 January 2016
Orang - Orang yang Berjasa dalam Pengembangan Fiber Optic
Di balik kecanggihan dan kehandalan kabel Fiber Optic ada cerita tentang
usaha dan kerja keras dari para perintis dan penemu teknologi ini.
Tahun 1880 Alexander Graham Bell mempatenkan sebuah sistem telpon optik yang disebut dengan Photophone. Penemuan ini dianggap kurang praktis karena kualitas sinyal yang dikirim melalui cahaya tidak sebagus pada temuan Graham Bell sebelumnya berupa telepon biasa yang sinyalnya terkirim melalui sebuah kawat penghantar.
Tahun 1880 Alexander Graham Bell mempatenkan sebuah sistem telpon optik yang disebut dengan Photophone. Penemuan ini dianggap kurang praktis karena kualitas sinyal yang dikirim melalui cahaya tidak sebagus pada temuan Graham Bell sebelumnya berupa telepon biasa yang sinyalnya terkirim melalui sebuah kawat penghantar.
By:
Afandy
On 01:07
Wednesday, 13 January 2016
Nobel 2009 UNtuk Penemu Fiber Optik dan Kamera CCD
idak ada hal yang dapat menyimbolkan
zaman informasi secara lebih baik daripada internet dan kamera digital
(yang penyebarannya didukung oleh kabel serat optik dan CCD, yang
merupakan karya Nobel Fisika 2009). (Robert Kirby-Harris, Kepala Institut Fisika Inggris, Reuters, 6/10/2009)
Oktober memang bulan Hadiah Nobel.
Seperti telah kita ikuti beritanya, Hadiah Nobel untuk Kedokteran,
Fisika, Kimia, Sastra, dan Perdamaian telah diumumkan pekan silam dan
terakhir, Senin kemarin, Nobel Ekonomi. Kali ini, ulasan difokuskan
untuk menyoroti Nobel Fisika dalam kaitannya dengan bidang yang kini
tumbuh sangat mengesankan, yakni komunikasi.
By:
Afandy
On 21:03
Fisika KUantum dan Filsafatnya
Kita semakin hari semakin menolak Allah
dengan iman yang semakin tipis, misalnya lari dari hukum-hukum Allah
misalnya memungkinkan arak dan perjudian dalam sebuah negara yang konon
negara Islam, jika ditanya pada pemimpin-pemimpin, rata-rata
menyatakan karena memperhatikan kaum lain, walaupun arak dan judi itu
sendiri adalah salah satu penyebab utama penyakit sosial didalam kaum
tersebut, akan tetapi karena arak dan judi itu adalah salah satu
penyebab utama pendapatan negara melalui pajak dan juga mendorong
wisatawan asing yang menginginkan hiburan, maka “bila aku memiliki arak
dan judi, pendapatan untuk negara aku akan aman, itu sudah pasti dari
perhitungan yang aku lakukan “, pendapatan dari suatu yang nyata lebih
dipercaya sedangkan seharusnya pendapatan atau rezeki itu hanyalah dari
Allah, dari suatu yang tidak nampak, dari suatu yang tidak dapat
dibayangkan.
By:
Afandy
On 00:57
Thursday, 7 January 2016
Metode Runge-Kutta Orde 4 Dengan MATLAB
erikut dibahas tentang persamaan diferensial biasa, ordinary differential equations (ODE) yang diklasifikasikan kedalam masalah nilai awal (initial value) dan masalah nilai batas (boundary value), dimana kedua keadaan ini solusinya dispesifikasi pada waktu awal (initial time). Banyak hukum-hukum fisika yang ‘sangat pas ’ diformulasikan dalam bentuk persamaan diferensial. Lebih lanjut, tidak mengherankan bahwa solusi komputasi numerik dari persamaan-persamaan diferensial menjadi bagian yang umum dalam pemodelan sistem-sistem fisika. Beberapa hukum mendasar diantaranya sebagai berikut:
By:
Afandy
On 12:45
Wednesday, 6 January 2016
Implementasi Komputasi Modern
Pengertian Komputasi
Komputasi pada dasarnya adalah perpaduan antara bidang ilmu komputer dan ilmu matematika. Secara umum ilmu komputasi adalah bidang ilmu yang mempunyai perhatian pada penyusunan model matematika dan teknik penyelesaian numerik serta penggunaan komputer untuk menganalisis dan memecahkan masalah-masalah ilmu (sains).
Pengertian komputasi itu sendiri dapat diartikan sebagai pemrosesan informasi untuk memecahkan masalah dari data input dengan menggunakan suatu algoritma. Data input yang dimaksud adalah masukan yang berada diluar sistem. Komputasi dalam penggunaan secara umum, biasanya berupa penerapan simulasi komputer atau berbagai bidang keilmuan, tetapi dalam perkembangannya digunakan juga untuk menemukan prinsip-prinsip baru yang mendasar terhadap bidang ilmu yang mendasari teori ini
By:
Afandy
On 02:15
Saturday, 2 January 2016
Ketidakpastian yang merubah Dunia
Werner Heisenberg lahir pada tanggal 5 Desember 1901 di Wurzburg. Ayahnya adalah seorang profesor dibidang kebudayaan Yunani pertengahan dan modern di Universitas Munich. Meskipun masa sekolahnya terganggu oleh Perang Dunia I, pada umur 16 tahun Heisenberg muda sudah bisa mengajari temannya yang belajar kalkulus di universitas. Pada umur 17 tahun, Heisenberg menjadi sukarelawan yang bekerja di daerah pertanian Bavaria. Dia kembali ke Munich setelah perang, kemudian menjadi seorang pengirim pesan untuk partai demokratik sosialis yang berseteru dengan partai komunis sebagai penguasa Jerman saat itu.
By:
Afandy
On 00:52
Friday, 1 January 2016
Perdebatan Einstein vs Bohr di Konvensi Solvay
Kita sudah belajar banyak mengenai ketidakpastian dalam Teori Kuantum. Tapi benarkah kenyataannya seperti itu? Pasti banyak dari teman-teman yang berpikir hal yang sama. Tenang saja itu adalah hal yang wajar. Teman-teman tidak sendiri, banyak juga fisikawan yang menolak ide ketidakpastian ini. Sambil mendengarkan pendapat-pendapat mereka mari kita menggali lebih dalam mengenai sifat objek kuantum.
Salah satu fisikawan yang berdiri di garis terdepan yang menolak teori kuantum adalah Albert Einstein. Respon Einstein terhadap teori kuantum kelihatan campur aduk. Ada kalanya dia mendukung ide dan penemuan baru dalam perkembangan teori kuantum, namun ada juga saat ketika Einstein jelas-jelas menolak teori kuantum.
Pada 1924 sebelum teori rampung terbentuk, Einstein berjasa membuka jalan bagi teori kuantum dengan Teori Kuantum Cahaya/ Teori Foton. Namun di tahun yang sama, Einstein juga menolak solusi buatan Niels Bohr tentang paradoks bagaimana elektron tahu kapan mengemisikan energi.
Masih di tahun yang sama, kita dibuat bingung dengan sikap Einstein terhadap teori kuantum. Einstein saat itu memuji tesis buatan Satyendra Nath Bose. Einstein menyadari pentingnya ide dalam tesis ini dan menyuruh agar tesis ini dapat segera dipublikasikan. Dalam tesisnya itu, Bose menyatakan kalau elektron eksis dalam beberapa kondisi sekaligus dan juga kemungkinan berubahnya jumlah foton dalam atom. Observasi Bose ini yang kemudian menuntun kepada ditemukannya nilai spin dalam atom.
Niels Bohr menjadi salah seorang fisikawan besar setelah berhasil menyelesaikan dan mengajukan ide model atom baru ke publik. Mungkin oleh karena itu, Bohr diundang untuk mengikuti Konferensi Solvay tahun 1927. Konferensi Solvay ini bukan konferensi sembarangan, karena hanya bisa diikuti oleh fisikawan-fisikawan besar dari seluruh dunia. Bohr mengikuti Konferensi Solvay ini untuk memberikan penjelasan dan kuliah umum bertemakan “Foton dan Elektron”. Konferensi kali itu juga sebagai media bertukar pendapat di antara para fisikawan-fisikawan. Bohr sadar, dia harus bisa memanfaatkan kesempatan ini. Dia bersama dengan muridnya Heisenberg ingin menjelaskan dan menyebarkan ide tentang Teori Fisika Kuantum.
Konferensi Solvay
Sama halnya dengan Einstein. Einstein juga memanfaatkan kesempatan ini. Dia ingin menyatakan ketidak setujuan-nya pada Bohr, khususnya mengenai Teori Ketidakpastian (uncertainty principlebuatan Heisenberg. Einstein ingin mengklarifikasi bahwa sesuatu yang namanya “ketidakpastian” itu tidak boleh dimasukkan ke dalam ilmu pengetahuan. Itu karena Einstein berpendapat bahwa dalam ilmu pengetahuan segala sesuatu itu adalah pasti.
Ketidaksetujuan Einstein begitu nyata, sehingga Einstein kadang mengungkapkannya dengan kata-kata bernuansa lain, salah satu contohnya adalah, “Tuhan tidak pernah bermain dadu dalam menciptakan alam semesta.” “God does not play dice with the universe.” (sumber www.alberteinsteinsite.com/quotes). Jarang sekali seorang fisikawan sekaliber Einstein mengungkapkan hal-hal agamawiah kepada masyarakat umum. Tapi kali itu Einstein turut menyertakan perasaannya saat memberikan komentar.
Einstein tahu pasti apa yang mesti dilakukannya untuk menunjukkan kekurangan dari Teori Ketidakpastian (uncertainty principle). Dia harus membuat sebuah percobaan yang menunjukkan bahwa setiap benda dalam dunia mikro itu sifatnya pasti dan punya nilai konstanta tertentu. Di kemudian hari, ini lebih dikenal menjadi salah satu interpretasi dalam Teori Fisika Kuantum: Konstanta atau Parameter tersembunyi.
Kalau parameter atau nilai konstanta itu berhasil ditemukan, apa yang diutarakan oleh Einstein otomatis menjadi benar. Dengan kata lain Teori Ketidakpastian (uncertainty principle) menjadi tidak valid sekaligus menyatakan bahwa teori kuantum adalah teori yang belum sempurna.
Di artikel selanjutnya kita akan membahas tuntas “Percobaan Logika” pertama yang diajukan oleh Einstein untuk menyerang Fisika Kuantum. Tapi untuk memahaminya mari kita mendahuluinya dengan pembelajaran singkat. Kata kunci dalam memahami percobaan logika ini adalah “Ketidakpastian”.
Menurut Heisenberg, ketidakpastian itu ada 2 jenis, ketidakpastian subjektif dan ketidakpastian objektif. Ketidakpastian subjektif itu seperti kebetulan-kebetulan yang kita lihat dalam kehidupan sehari-hari. Kebetulan yang terjadi karena kurangnya data atau informasi yang mendukung. Misalnya saja dadu. Ketidakpastian mengenai berapa mata dadu yang akan keluar itu disebabkan karena kurangnya data pengukuran dadu. Secara teori kita dapat menyebutkaan berapa mata dadu yang akan keluar, namun diperlukan pengukuran tak berhingga. Namun rasanya itu mustahil dan tidak terlalu bermanfaat.
Lain halnya dengan ketidakpastian objektif. Ketidakpastian ini tidak terjadi karena kurangnya data atau informasi, namun betul-betul dikarenakan ketidakpastian yang absolut. Karena itulah muncullah hukum sebab akibat. Hukum ini dibuat untuk menghilangkan ketidakpastian objektif ini. Kalau ada ketidakpastian objektif yang muncul, pasti ada sebabnya. Sebabnya itulah yang harus dicari dan dihilangkan untuk mengeliminasi ketidakpastian itu.
Seperti yang sudah dituliskan sebelumnya, Einstein menyatakan tegas bahwa Fisika adalah ilmu pasti. Kalau ada akibat atau hasil, pasti ada sebabnya. Kalau akibat atau hasilnya tidak pasti atau terjadi kebetulan, tidak lain tidak bukan disebabkan oleh kurangnya data atau informasi. Tidak ada ketidakpastian objektif.
Di tahun 1926, tahun ketika Einstein menolak tegas teori kuantum, Einstein malah memuji formulasi mekanika gelombang buatan Schrodinger. Einstein menyatakan bahwa pencapaian yang dibuat oleh Schrodinger luar biasa, hanya dapat dibuat oleh seorang jenius. Einstein juga menyatakan bahwa pencapaian Schrodinger itu pasti memberikan dampak yang besar dalam perkembangan teori kuantum.
Tapi hingga akhir hidupnya, Einstein tetap menolak beberapa teori dalam teori kuantum. Misalnya Interpretasi Probabilitas dari fungsi gelombang dan teori ketidakpastian. Yang mana keduanya ini adalah Interpretasi Copenhagen yang disusun oleh Niels Bohr dan murid-muridnya di Copenhagen.
Memahami Poin Debat Einstein vs Bohr
Mengapakah celah ganda yang menjadi tersangkanya? Untuk dapat memahaminya, mari kita memperhatikan cara atau prosedur dalam mengukur perubahan momentum elektron.
Pertama, agar pengukuran bisa dilakukan seakurat mungkin, celah ganda harus dibuat sekecil mungkin, seringan mungkin, dan budah bergerak tanpa ada gesekan dari luar. Tentu saja mustahil untuk membuat celah semacam itu. Tapi kita biarkan dulu karena ini tidak menjadi pokok persoalan (namanya juga percobaan logika).
Kalau memang berniat membuat celah ganda yang ideal seperti deskripsi di atas, sudah barang pasti celah ganda itu bukanlah lagi objek makro. Dengan kata lain, celah ganda yang ideal itu harus sama seperti elektron yaitu objek mikro. Artinya celah itu sendiri tunduk pada hukum-hukum dalam fisika kuantum. Tunduk pula dalam teori ketidakpastian Heisenberg.
Kemudian kalau Einstein benar-benar ingin melakukan percobaan logika itu pun, yang pertama harus dilakukan adalah mendiamkan celah ganda. Tapi seperti yang sudah kita ketahui, inipun adalah hal yang mustahil. Semakin kita berusaha mendiamkan sebuah objek (memastikan posisinya), justru momentum objek itu yang semakin tidak pasti dan tidak terkendali. Jadi kesimpulannya tidak mungkin melakukan pengukuran perubahan momentum dan posisi elektron secara akurat.
Pada akhirnya terbuktilah bahwa Teori Ketidakpastian dan Fisika Kuantum yang benar. Albert Einstein pun harus lapang dada menerima kekalahannya.
Tapi Einstein tidak langsung menyerah begitu saja. Sepanjang hidupnya dia terus melakukan percobaan dan memikirkan cara untuk membuktikan kesalahan atau kejanggalan dalam Teori Ketidakpastian. Tahun 1933, Einstein pindah ke Amerika dan mengejutkan dunia dengan percobaan logika yang sama sekali baru beberapa tahun kemudian. Percobaan yang betul-betul baru, interpretasi yang juga baru. Kesempatan untuk mendalami dan melanjutkan penelitiannya ini pun terbuka luas bagi para fisikawan. Percobaannya itu lebih dikenal dengan Percobaan EPR atau EPR Paradox.
By:
Afandy
On 20:47
Prasasti Runtuhnya Fisika Klasik
Fisika klasik memiliki 6 anggapan dasar. Kala itu, bangunan fisika semuanya ditegakkan di atas 6 pondasi ini. Segala hal yang ditemui di alam nyata selalu dikembalikan dan berusaha dijelaskan dengan berdasarkan apada anggapan tersebut. Segala teori dan perkiraan yang menyelisihi anggapan ini dengan segera akan diremehkan, ditentang dan akhirnya bisa jadi juga ditendang dari panggung fisika. Anggapan-anggapan ini adalah:
- Reduksionisme. Alam semesta mirip mesin raksasa dalam ruang-waktu mutlak. Gerakan rumit dipandang sebagai gerakan sederhana dari bagian2 penyusunnya, sekalipun bagian-bagaian tersebut tidak bisa dilukiskan.
- Kausalitas. Hukum Newton menyimpulkan tiap gerak selalu punya sebab. Jika suatu benda bergerak, kita selalu bisa mencari penyebabnya. Ini sebab akibat yang tidak lagi dipertanyakan lagi.
- Determinisme. Jika sekarang diketahui keadaan gerak suatu partikel, maka gerakannya dapat diketahui juga pada sebarang titik di masa depan dan masa lalu.
- Cahaya sebagai gelombang. Sifat-sifat cahaya bisa dilukiskan secara lengkap dengan teori gelombang elektromagnetika Maxwell (dibuktikan Thomas Young 1802, interferensi celah ganda)
- Partikel vs gelombang. Energi yang bergerak dapat dilukiskan dalam 2 model: partikel, gelombang. Keduanya terpisah.
- Pengukuran yang teliti. Sifat sistem dapat diukur dengan ketelitian tak terbatas, termasuk sistem atomik.
By:
Afandy
On 10:39
Monday, 28 December 2015
Sistem Pengatur Kecepatan dengan Logika Fuzzy
Logika Fuzzy adalah peningkatan dari
logika Boolean yang berhadapan dengan konsep kebenaran sebagian. Saat
logika klasik menyatakan bahwa segala hal dapat diekspresikan dalam
istilah biner (0 atau 1, hitam atau putih, ya atau tidak), logika fuzzy
menggantikan kebenaran boolean dengan tingkat kebenaran.
Logika Fuzzy memungkinkan nilai
keanggotaan antara 0 dan 1, tingkat keabuan dan juga hitam dan putih,
dan dalam bentuk linguistik, konsep tidak pasti seperti “sedikit”,
“lumayan”, dan “sangat”. Logika ini berhubungan dengan set fuzzy dan
teori kemungkinan. Logika fuzzy diperkenalkan oleh Dr. Lotfi Zadeh dari
Universitas California, Berkeley pada 1965.
Berikut ini merupakan contoh pemrograman logika fuzzy untuk sistem pengatur kecepatan mesin menggunakan sensor suhu dan sensor cahaya sebagai masukan.
By:
Afandy
On 03:51
Sunday, 27 December 2015
Teknologi Carbon Nanotube pada sebilah Pedang kuno
Perkembangan sains dan teknologi pada era modern saat ini sering dikatakan telah mencapai taraf cukup tinggi dibandingkan dengan pada masa lampau. Meski demikian, bukan berarti nenek moyang kita di masa lalu tidak mampu menghasilkan perkakas canggih. Bahkan, cukup banyak peninggalan masa lalu yang sangat sulit untuk ditiru generasi ilmuwan maupun insinyur masa kini, seperti beberapa bangunan keajaiban dunia yang masih tersisa hingga sekarang.
Tidak hanya dalam konstruksi bangunan, dalam ilmu dasar seperti fisika dan kimia, ada beberapa peninggalan ilmu dari leluhur kita yang ternyata mengandung konsep-konsep modern yang baru dipahami belakangan. Satu contoh yang relevan adalah bagaimana cara mengatur komposisi bahan-bahan alam untuk menghasilkan material yang kuat sesuai keperluan peradaban manusia masa itu. Dalam artikel ini, kita akan membahas seputar baja Damaskus (dari Suriah) yang sangat terkenal akan kekuatan, fleksibilitas, dan kemampuannya untuk mempertahankan ketajaman ketika digunakan sebagai bahan pedang.
By:
Afandy
On 01:39
Saturday, 26 December 2015
Komputer Quantum 7 Qubit , Komputer terhebat sejagad
Komputer kuantum ini super computer yang menggunakan prinsip ‘fisika kuantum’. Computer ini menggunakan processor D-Wave yang memperlihatkan pemanfaatan efek yang disebut dengan terowongan kuantum. Membuat super computer ini dapat memecahkan beberapa jenis masalah matematika hanya sepersekian detik. Ide mengenai komputer kuantum ini berasal dari beberapa fisikawan antara lain Charles H. Bennett dari IBM, Paul A. Benioff dari Argonne National Laboratory, Illinois, David Deutsch dari University of Oxford, dan Richard P. Feynman dari California Institute of Technology (Caltech). Computer ini tidak menggunakan Bits tetapi tetapi QuBits (Quantum Bits).
By:
Afandy
On 21:20
Sejarah Perkembangan Komputasi
Pada era ini, teknologi berkembang sangat cepat. Masyarakat dunia pun beranggapan bahwa saat ini kita tengah hidup pada zaman yang modern, dimana pekerjaan manusia sedikit demi sedikit sudah digantikan oleh mesin dan alat-alat yang canggih. Saat ini, kegiatan manusia diringankan dengan adanya berbagai peralatan canggih yang berada pada genggaman mereka. Dan ini membuat para inovator berlomba mengembangkan idenya dan membuat perangkat yang canggih untuk membantu manusia dalam berbagai aspek kehidupan.
By:
Afandy
On 01:03
Friday, 25 December 2015
Penemuan Terbaru tentang Fisika Partikel
Belum lama berselang, tepatnya tanggal 5 Juni yang lalu, suatu berita
besar iptek muncul dari sebuah konperensi fisika “Neutrino 98″ yang
berlangsung di Jepang. Neutrino, salah satu partikel dasar yang jauh lebih
kecil daripada elektron, ternyata memiliki massa, demikian laporan dari
suatu tim internasional yang tergabung dalam eksperimen
Super-Kamiokande. Tim ahli-ahli fisika yang terdiri dari kurang lebih 120 orang dari berbagai negara termasuk AS, Jepang, Jerman, dan Polandia tersebut
melakukan penelitian terhadap data-data yang dikumpulkan selama setahun oleh sebuah laboratorium penelitian neutrino bawah tanah di Jepang.
besar iptek muncul dari sebuah konperensi fisika “Neutrino 98″ yang
berlangsung di Jepang. Neutrino, salah satu partikel dasar yang jauh lebih
kecil daripada elektron, ternyata memiliki massa, demikian laporan dari
suatu tim internasional yang tergabung dalam eksperimen
Super-Kamiokande. Tim ahli-ahli fisika yang terdiri dari kurang lebih 120 orang dari berbagai negara termasuk AS, Jepang, Jerman, dan Polandia tersebut
melakukan penelitian terhadap data-data yang dikumpulkan selama setahun oleh sebuah laboratorium penelitian neutrino bawah tanah di Jepang.
By:
Afandy
On 11:24
Mengenai Super Komputer
Super Computer adalah sebuah komputer yang memimpin di dunia dalam kapasitas proses, terutama kecepatan penghitungan, pada awal perkenalannya. Superkomputer diperkenalkan pada tahun 1960-an, didesain oleh Seymour Cray di Control Data Corporation (CDC), memimpin di pasaran pada tahun 1970-an sampai Cray berhenti untuk membentuk perusahaanya sendiri, Cray Research.
Dia kemudian mengambil pasaran superkomputer dengan desainnya, dalam keseluruhan menjadi pemimpin superkomputer selama 25 tahun (1965-1990). Pada tahun 1980an beberapa pesaing kecil memasuki pasar, yang bersamaan dengan penciptaan komputer mini dalam dekade sebelumnya. Sekarang ini, pasar superkomputer dipegang oleh IBM dan HP, meskipunCray Inc. masih menspesialisasikan dalam pembuatan superkomputer.
20 super komputer tercepat saat ini, yaitu :
By:
Afandy
On 01:07
Wednesday, 16 December 2015
Wireless Sensor Network , teknologi nirkabel dalam pengukuran
Wireless Sensor Network (WSN) adalah sebuah kelas jaringan yang memungkin untuk digunakan pada berbagai aplikasi potensial dalam bidang kesehatan, militer dan pemantauan lingkungan. Secara umum, jaringan ini sering digunakan untuk melakukan pengamatan dalam kondisi daerah pengamatan dan tempat pengamat berada pada posisi yang saling berjauhan, sehingga dibutuhkan media yang memadai untuk dapat mengirimkan data-data hasil suatu pengamatan.
Setiap node dalam jaringan sensor biasanya dilengkapi dengan transceiver radio atau perangkat komunikasi nirkabel lainnya, sebuah mikrokontroler kecil, dan sumber energi, biasanya batere. Ukuran sensor node bervariasi dari ukuran kotak sepatu sampai ukuran sebutir debu. Biaya node sensor juga bervariasi, mulai dari ratusan dolar sampai beberapa sen, tergantung pada ukuran jaringan sensor dan kompleksitas yang dibutuhkan dari setipa node sensor. Permasalahan ukuran dan biaya pada sensor node terkait dengan sumber daya seperti energi, kecepatan memori, komputasi dan bandwidth.
By:
Afandy
On 11:13
Sunday, 13 December 2015
10 Profesor yang menjadi orang terkaya di dunia
Apa hal pertama yang akan terlintas di benak Anda mengenai karir di bidang akademis? Kemungkinan besar jawabannya adalah karir yang tidak akan menghasilkan uang banyak dan bisa membuat Anda kaya. Namun, daftar profesor berikut ini ternyata mengumpulkan pundi-pundi kekayaannya dengan dukungan gelar dan karir mereka di bidang akademis.
Memang, tidak semua uang yang mereka hasilkan berasal dari pekerjaannya sebagai akademisi. Namun, nyatanya gelar dan karir mereka dalam dunia pendidikan malah akhirnya mendukung mereka untuk lebih kaya. Pasalnya, sebagian dari penghasilan mereka adalah buah dari investasi yang dilakukan di perusahaan-perusahaan yang terkait dengan bidang kerja atau penelitian mereka. Siapa saja mereka, berikut adalah deretan namanya?
1. David Cheriton
Cheriton merupakan seorang ahli di bidang ilmu komputer. Dia juga sudah mulai mengajar di Stanford University sejak 1981, dan dikenal dari keterlibatannya secara mendalam di bidang yang terkait penelitian tentang operating systems.
By:
Afandy
On 03:08
Saturday, 28 November 2015
LED Biru : Batu bata terakhir Sumber LED Putih
Pada awal bulan Oktober 2014 ini, penghargaan Nobel untuk bidang fisika diberikan kepada 3 ilmuwan asal Jepang, yaitu Isamu Akasaki, Hiroshi Amano, dan Shuji Nakamura (tetapi Nakamura sebenarnya telah beralih menjadi warga negara Amerika Serikat). Mereka bertiga dianggap sangat berkontribusi bagi perkembangan ilmu dan teknologi di dunia dengan penemuan LED biru.
Akasaki, Amano, dan Nakamura (gambar dari CBC.ca).
By:
Afandy
On 11:28
Subscribe to:
Posts (Atom)




